Wow…Olahraga Jakarta Masuk Program Kerja Anies- Sandi!

Ilustrasi atlet disabilitas

 

Sepertinya pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno selalu dapat membuat program kerja unggulan untuk membangun Jakarta.

Selain program OKOCE yang menjadi hits, kini Pasangan Anies-Sandi akan memfasilitasi kompetisi olahraga dengan sistem musim kompetisi berbasis komunitas dan kelompok umur.

Jenis olahraga yang akan dilombakan adalah sepakbola, bola basket, bola voli dan badminton. Program festival olahraga akan menjadi bentuk komitmen kalau mereka akan mengaktifkan olahraga di Jakarta.

Untuk mencapai ke program tersebut, Anies Sandi tentu saja akan fokus membangun sarana dan prasarana olahraga terlebih dahulu di Jakarta. Karena mereka menilai fasilitas program festival di Jakarta masih belum memadai.

Nantinya penyandang disabilitas yang ada di Jakarta juga dapat mengikuti kompetisi olahraga yang di usung palon PILGUB DKI Jakarta nomor 3 ini.

Advertisements

Jadi Faktor ini Membuat Elektabilitas Pasangan Anies-Sandi Tinggi

Apa-Itu-OK-OCE.jpg
Ilustrasi OKOCE program Paslon Anies-Sandi

Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 yang memiliki elektabilitas tinggi.

Hal ini disebabkan karena masyarakat percaya pasangan Anies-Sandi dapat menawarkan solusi kepada masyarakat melalui program yang menjadi gagasannya.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno mengatakan, ” Anies-Sandi elektabilitasnya menjadi semakin tinggi seperti ini karena mereka mampu menawarkan konsep program yang dapat memberikan solusi”.

Seperti yang diketahui program unggulan yang diusung Anies-Sandi adalah program DP rumah murah, OK Trip dan program OK OCE. Program-program ini disebut sebagai konsep program solusi yang membuat unggul dari paslon saingannya.

Enaknya Lihat Sate yang Dimakan Anies Baswedan Jadi Laper Nih

SENSASI daging ayam panggang yang ditussuk dan disajikan dengan saus kacang atau kecap, sate, memang tak bisa ditolak. Sate bisa dikatakan sebagai santapan semua kalangan, penggemarnya juga beragam termasuk Cagub DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Instagram pribadi Anies dengan nama akun @aniesbaswedan, pria murah senyum ini memamerkan foto sate yang jadi santapannya. Beberapa tusuk sate terlihat berbaris rapi seolah siap disantap. Di sisi sate terlihat bumbu pelengkap seperti irisan bawang merah, tomat dan jeruk nipis.

 

“Sate! Pulang pertemuan orang tua mahasiswa baru di depok, mampir warung sate …. ternyata enak sekali … Tak bisa berbagi rasa, maka ijinkan berbagi foto :),” tulis Anis dalam keterangan fotonya.

 

sate anis

 

Sate terlihat belum diselimuti bumbu alias masih polos. Mungkin akan tampak menggiurkan jika sudah disiram dan dilumuri bumbu. Hmmm…

Sate santapan Anies ini terlihat biasa dan mirip dengan tampilan sate pada umumnya. Tapi angle cara pengambilan fotonya membuat sate terlihat menggoda dan bikin ngiler. Daging sate terlihat smoked namun glossy dan mengilap.

Lewat postingan ini, banyak netizen yang ‘ngiler’. Setidaknya ada lebih dari 2 ribu orang yang menyukai postingan foto ini dan ada puluhan netizen yang berkomentar positif, tak jarang yang langsung kepingin makan sate.

Program Anies-Sandi Ternyata Bantu Warga Jakarta Punya Rumah

Anies Sandi
OKEOCE

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 ini mempunyai program yang tidak asing lagi yaitu kepemilikan rumah tanpa uang muka atau DP 0%.

Program ini menjadi salah satu komitmen Anies-Sandi untuk membantu warga Ibu Kota untuk bisa memiliki rumah sendiri. Program kepemilikan rumah DP0% ini disambut baik warga Jakarta yang sudah lama menanti program seperti ini.

“Ada aspirasi dari warga yang menginginkan rumah, dan mereka mengatakan telah mencari dengan program rumah DP Rp0,” terang Anies saat kunjungan ke kawasan Petojo, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Program ini nantinya bisa dilaksanakan dengan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tujuan dari program ini sepenuhnya untuk membuat warga DKI menjadi lebih sejahtera.

Yuk, Jadikan Pilgub DKI Jakarta sebagai Ruang Persatuan!

Pilgub

Menjadikan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 menjadi ruang persatuan adalah harapan yang dibawa oleh Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

Dalam Pidato Kebangsaan bertema Persatuan Indonesia, Anies menyampaikan bahwa pada tanggal 19 April nanti akan menjadi pesta demokrasi di Jakarta. Oleh sebab itu ia bersama calon wakil gubernur Sandiaga akan memberikan ruang kepada warga untuk berekspresi dan menjamin kebebasan berpendapat.

Di depan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKS Sohibul Iman, Anies mempersilahkan warga Jakarta untuk memilih dengan alasan apapun, baik dari warna kulitnya, bahasanya, partai politiknya atau-pun agamanya.

Anies percaya apabila gubernur bersama wakilnya dapat  mengundang segala pihak dan menjembatani seluruh warga Jakarta maka persatuan akan tercipta.

Anies Tegar Diserang Spanduk Fitnah

Black Campaign

Ditengah panasnya persaingan pemilihan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga tidak mau ambil pusing,

Ternyata bukan hal baru bagi pasangan Anies-Sandi diserang fitnah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun ternyata Anies menanggapi hal ini dengan berbeda.

“Kita santai aja, tidak dimasukkin ke hati. Santai, rileks dan kita akan tetap kerja untuk warga Jakarta,” kata Anies saat gelar jumpa pers di Posko Pemenangan Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Sejauh ini tim pemenangan Anies-Sandi sudah menemukan spanduk yang memfitnah pasangan ini tersebar di 100 titik wilayah Jakarta. Dan saat ini, spanduk black campaign tersebut telah diturunkan oleh para relawan.

Berkaitan dengan black campaign ini, Anies menegaskan kalau itu semua bukanlah pekerjaan berasal dari internalnya. Maka dari itu, dia akan tetap terfokus untuk memperbaiki hajat hidup warga Ibu Kota selama melakukan kampanye pilkada ini.

Begini Komitmen Anies-Sandi untuk Tidak Korupsi

HARI ANTI KORUPSI

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno memiliki komitmen besar untuk tolak korupsi.

Salah satunya dibuktikan oleh tim pemenangan Anies-Sandi yang sudah tiga kali mengumumkan laporan penggunaan dana kampanye kepada masyarakat. Sandiaga mengungkapkan laporan dana kampanye adalah salah satu bentuk komitmen dari Anies-Sandi perihal transparasi dan keterbukaan.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga percaya dengan komitmen pasangan yang diusungnya ini tidak akan berkhianat lantaran dalam penyeleksian calon gubernur dan wakil gubernur sangat ketat.

Dalam menghadiri Pidato Kebangsaan di Hotel Brawijaya, Jakarta Selatan (03/04), Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentolerir kandidatnya apabila berani mengkhianati rakyat dengan melakukan tindakan korupsi. Bahkan apabila pasangan ini terbukti korupsi maka dirinya tidak akan segan memimpin rakyat untuk melengserkan Anies-Sandi dari jabatannya.

“Selamat berjuang, kami titip, kalau berkuasa, jangan korupsi, jangan curi uang rakyat. Kita harus hindari kemarahan rakyat, karena tidak bisa berharap dari sistem yang tidak berpihak kepada ketidakadilan. Melanggengkan keangkuhan keserakahan dan kesombongan,” tegasnya.

Source: OKEZONE

Ini yang membuat Anies Baswedan Blusukan Sampai ke Jawa Tengah

Anies.jpg

Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan blusukan dalam rangka kampanye sampai ke luar Ibu Kota. Bukan hanya di sekitar wilayah-wilayah Jawa Barta, tapi juga sampai Jawa Tengah. Hal ini terbilang unik karena biasanya pasangan calon PILGUB DKI hanya berkampanye disekitar wilayah Jakarta.

Rupanya kunjungan ke Jawa Tengah ini merupakan salah satu rangkai tur yang dimulai dari Cabawan di Tegal hingga Pekalongan. Sandiaga Uno sebagai calon wakil gubenur DKI Jakarta nomor urut tiga ini menjelaskan alasan khusus yang terbilang inovatif perihal blusukan yang dilakukan pasangannya tersebut ke Jateng.

“Banyak budaya daerah yang bisa diaplikasikan di Jakarta untuk mengembangkan budaya Betawi. Nah, Pak Anies akan melihat bagaimana mereka bisa berkembang. Nantinya akan diadopsi untuk mengembangkan budaya Betawi,” terang Sandi.

Selain itu, alasan lain kunjungan Anies ke Cabawan, Kota Tegal karena daerah itu terkenal dengan julukan “Kampung Warteg” alias Warug Tegal. Ini menunjukan bahwa 80 persen dari warga disana menyambung nasib sebagai pebisnis warteg di Jakarta. Sandi menilai bahwa pebisnis warteg mempunyai jasa besar yang tak kasat mata bagi warga DKI.

Soal kunjungan Anies ke Pekalongan pastinya karena batiknya. Sandiaga menambahkan Jakarta juga punya batik yaitu Batik Betawi. Pasangan Anies-Sandi yakin perjalanan blusukan di luar kota DKI ini bisa menjadi inspirasi pembelajaran program OKE OCE.

“Nanti kami di Jakarta akan menumbuhkan batik Betawi dan kita bisa belajar, bagaimana Pekalongan menumbuhkan batiknya. Insya Allah kita bisa tumbuhkan batik Betawi sehingga punya pasar yang besar dan tak kalah dari batik lainnya,” jelasnya.

Source: Okezone

Ketika Anies berkunjung ke Kampung yang Warganya banyak di Jakarta

Kunjunga.jpg
Kunjungan Anies Baswedan/Okezone.com

 

Pada Selasa 28 Maret 2017, Anies Rasyid Baswedan calon gubernur nomor urut 3 menyempatkan diri mampir ke kota Cirebon disela-sela aktivitas kampanye di putaran kedua Pilgub DKI Jakarta.

Pria yang dipasangkan dengan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon wakil Gubernur DKI Jakarta ini sempat mencicipi makanan khas kota Udang tersebut yaitu nasi lengko. Anies juga sempat mengunjungi kampung-kampung yang komunitas warganya tinggal di ibu kota.

Saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara Anies berkata “Saya ke sana ke komunitas kampung yang warga-warganya banyak di Jakarta. Pantura itu banyak sekali lho warga Jakarta”. Anies engan mengungkapkan bahwa kunjungannya itu menjadi salah satu strategi dalam memenangi kontestasi pilkada di Ibu Kota.

Dalam kunjungannya ke Cirebon, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) juga menyambangi kediaman petinggi Nahdlatul Ulama, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya. “Kalau ke Habib Lutfi biasanya kan ketemu di Jakarta. Ini karena kita ke Pantura sekaligus mampir,” ujarnya.

 

Source: Okezone

Pelajar Peserta UN dapat Pesan Penting dari Anies Baswedan

Antusiasme terlihat dari ratusan wajah anak didik saat bertemu dengan Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Masjid Jami Matraman, Jakarta (2/4). Mereka melakukan pembekalan dan mendapatkan suntikan motivasi dari Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini sebelum menjalankan Ujian Nasional (UN) dalam waktu dekat ini.

Anies memulai interaksi dengan menanyakan definisi pemimpin kepada ratusan pelajar di lokasi tersebut. Lalu pertanyaan itu di respon oleh salah seorang siswi disana, “pemimpin harus bisa mencontohkan ke bawahannya, dimana kerjanya tuntas”.
Seorang pelajar bertanya “Lalu Bagaimana Akhlak Seorang Pemimpin?”tentu saja pertanyaan ini mendapat jawaban baik dari Anies. Menurut Anies, “Seorang Pemimpin itu orang yang bisa menjadi contoh”.

Anies melanjutkan dengan menantang para peserta didik yang datang untuk menjelaskan definis pemimpin. Salah seorang murid pria bernama Arief menjawab “ Pemimpin itu merupakan orang-orang yang dapat memberikan contoh yang baik kepada orang lain”.

“Tapi, kenapa sih seseorang disebut pemimpin? Ayo kenapa?” kembali Anies bertanya. ‎”Karena bisa mengorganisasi, bisa memengaruhi,” jawab Arif.
Jawaban Arief belum sepenuhnya benar, Anies mencoba melengkapi dengan menjelaskan seorang dapat disebut pemimpin apabila telah memiliki pengikut.
“Kamu seorang pemimpin jika memiliki pengikut. Kalau tidak memiliki pengikut, kamu bukan pemimpin,” jawab Anies disambut tawa lepas murid.

Anies menuturkan di depan ratusan anak didik bahwa siapapun dapat menjadi pemimpin. Anies memberikan contoh antara pemimpin baik dan pemimpin buruk. Seorang imam yang memimpin salah adalah konsep pemimpin baik. Karena, menjadi imam dalam pelaksanaan ibadah bukan keinginan sendiri namun melainkan atas pemintaan orang lain yang menjadi makmun.

Selain itu seorang preman juga dapat dikategorikan sebagai seorang pemimpin lantaran telah memiliki anak buah. Namun preman masuk dalam konsep pemimpin buruk.

Oleh sebab itu, Anies berpesan kepada para pelajar di lokasi Masjid Jami Matraman agar mereka dapat mengikuti konsep pemimpin baik. “Jangan berpikir jadi Jabatan. Jadi belajarlah kepemimpinan dengan konsep itu. Anak muda disebut pemimpin bila dia diikuti sebanyak-banyaknya secara sukarela,” tutupnya.

 

Sumber: OKEZONE